17/06/2016

Uni Eropa: Lebih dari 5 Juta Pengungsi di Sudan Alami Krisis Pangan


LEBIH dari lima juta orang di Sudan membutuhkan bantuan pangan mendesak setelah perpindahan pada Rabu (15/6/16). Perpindahan gelombang pengungsi Sudan Selatan itu terjadi di Darfur dan Sudan.

Dilansir World Bulletin, Kamis (16/6/16), Direktur Departemen Kemanusiaan dan Perlindungan Sipil Komisi Eropa Jean-Louis De Brouwer mengatakan, dana yang ditawarkan sebanyak € 12.500.000 ($ 14 juta) untuk Program Pangan Dunia PBB dalam mendukung operasi bantuan di Sudan.

“Situasi kemanusiaan di banyak wilayah Sudan sangat penting, karena perpindahan penduduk di Darfur dengan gelombang pendatang dari Sudan Selatan semakin banyak,” ujar De Brouwer dalam sebuah pernyataan WFP.

“Lebih dari lima juta orang yang membutuhkan bantuan pangan yang mendesak,” tambahnya.

Pada akhir April, WFP mengatakan dana bantuan tersebut mengalami kekurangan sekitar $ 181.000.000 untuk 12 bulan ke depan. Hal itu menghambat pekerjaan mereka di Sudan, khususnya dengan pengungsi Sudan Selatan.

WFP berencana untuk menggunakan € 12.500.000 untuk dibelikan sorgum, makanan pokok di Sudan. WFP akan memberikan pangan untuk 137.000 pengungsi di Darfur selama tiga bulan, dan bantuan pangan selama lebih dari 180.000 pengungsi Sudan Selatan selama enam bulan.

Badan PBB mengatakan bahwa bantuan dana itu akan diberikan kepada 88.200 orang pengungsi di Darfur dalam bentuk voucher makanan selama tiga bulan.

Seperti diketahui, lebih dari 70.000 pengungsi Sudan Selatan telah tiba di Sudan sejak Januari. Mereka melarikan diri dari konflik dan kekurangan makanan di negara yang dilanda perang itu.


Source: islampos.com